Sedangkan harga gula pasir turun dari harga Rp 6.000 menjadi Rp 5.700 per kilogram. Kenaikan harga terjadi pada bahan lauk-pauk dan daging. Daging ayam naik dari harga Rp 18.000 per ekor menjadi Rp 25.000 per ekor. Daging sapi naik dari harga Rp 60.000 per kilogram menjadi Rp 65.000 per kilogram.
Ikan tengiri naik dari Rp 35.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram. Cumi-cumi naik dari Rp 25.000 per kilkogram menjadi Rp 30.000 per kilkogram. Udang naik dari Rp 35.000 per kilogram menjadi sekitar Rp 42.000-Rp 45.000 per kilogram. Ikan patin naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 13.000. Ikan baronang naik dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000. Sedangkan untuk tahu putih naiki dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000, dan tempe juga naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500 per potong.
Sekretaris Jenderal Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman menilai kenaikan bahan pokok pada bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran merupakan hal biasa. Pasalnya, permintaan bahan pokok cenderung meningkat. Diperkirakan, kata Ardiansyah, harga pangan akan naik pada H-7 menjelang Lebaran. "Kenaikan mejelang Lebaran wajar, tetapi tidak banyak. Paling hanya 10 persen saja," tutur Ardiansyah saat dihubungi Kompas.com melalui telpon, Senin (1/9).
Ardiansyah juga mengatakan harga akan tetap stabil kalau supply barang lancar dan tidak ada yang kosong. Sejauh ini, menurut Ardiansyah, pasokan bahan pokok di Jakarta dan berbagai daerah terbilang lancar. Sementara itu, di Pasar Induk Kramat Jati harga sayur juga stabil.
Namun, harga buah-buahan mengalami kenaikan. Harga bawang merah Rp 5.500 per kilogram, Kentang Bandung Rp 3.500 per kilogram, kentang Dieng Rp 4.000, KOl sayur turun dari harga Rp 1.500 per kilogram menjadi Rp 1.200 per kilogram. Cabai keriting Rp 10.000 per kilogram, cabai rawit merah turun dari Rp 16.000 per kilogram menjadi Rp 14.000, Cabai rawit hijau Rp 7.000 per kilogram, dan cabai hijau Rp 5.000 per kilogram.
Tomat Bandung naik dari Rp 4.000 per kilogram menjadi Rp 6.000 per kilogram, bawang Bombay stabil Rp 8.000 per kilogram. Melon super naik menjadi Rp 4.500 per kilogram dari sebelumnya yang hanya Rp 4.200 per kilogram. Semangka Banyuwangi naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500 per kilogram.
Semangka Lampung naik dari Rp 1.800 menjadi Rp 2.100 per kilogram. Jeruk lokal stabil sekitar Rp 7.000 per kilogram. Mangga lokal juga stabil Rp 7.000 per kilogram. Sedangkan beberapa buah impor justru mengalami penurunan harga. Apel Fuji turun dari harga Rp 15.000 menjadi Rp 14.000. Jeruk impor juga turun dari Rp 23.000 menjadi Rp 19.500 per kilogram. Kenaikan harga tersebut tidak diikuti dengan melonjaknya daya beli. Menurut penjual di Pasar Induk Kramat Jati Yudi, hingga kini minat pembeli masih sedikit. "Hari ini sepi. Entah kalau besok dekat-dekat Lebaran. Biasanya ramai," kata Yudi. Kompas
No comments:
Post a Comment